Telp. : +6281241389310
E-Mail : r3_w4@yahoo.co.id

Jadikan Blog ini sebagi sarana bertukar informasi. Penulis pun masih terus belajar dan belajar, jadi jangan pernah menyerah sebelum mencoba. Saya dengan senang hati menunggu saran , kritikan dan komentar dari anda para pembaca Blog ini.
Free Website Hosting

Jumat, Desember 21, 2007

Karebosi-ku

. Jumat, Desember 21, 2007
1 komentar


Seperti kita ketahui,,Lapangan Karebosi yang menjadi icon kota Makassar sementara direvitalisasi,hal ini membuat banyak klub-klub sepakbola yang terpaksa harus membubarkan klubnya..
Contohnya Makassar Football Club,


Klub yang mendidik para anak-anak muda ini,terpaksa akan ditutup akibat mereka tidak memiliki fasilitas berupa lapangan untuk melakukan latihan.Padahal Klub MFC ini sangatlah banyak melahirkan sosok pemain bintang,Klub ini pula memiliki Prestasi Internasional...So..,Bagaimanakah solusinya???

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, Desember 13, 2007

Mau Nonton ,,but........

. Kamis, Desember 13, 2007
1 komentar

Pengen banget nonton nih film .,but mesti harus sabar dulu coz there something yang menjadi masalah paling prinsipil buat kebanyakan mahasiswa rantau heeee....


Berikut adalah sinopsis dari film terbarunya Tora Sudiro,Aming,Lukman Sardi
=QUICKIE EXPRESS=

Penulis : Mas Joko Anwar

Sutradara : Dimas Djayadiningrat

Jojo, seorang anak muda yang selalu bergonta-ganti pekerjaan yang hidup di Jakarta. Ia sadar bahwa dirinya bodoh dan tak berarti. Namun Jojo tidak pernah lelah berusaha untuk memulai dari nol, sampai akhirnya ia terpuruk menjadi pegawai di tukang tambal ban. Disinilah Jojo bertemu dengan seorang lelaki tua kaya raya yang menawarkannya pekerjaan di perusahaan “layanan escort” miliknya. Untuk menghindari serangan protes dari kelompok religius di Jakarta, lelaki ini menjalankan bisnisnya dengan kedok pizza delivery service bernama Quickie Express.

Jojo bergabung bersama dua orang teman yang juga “anak baru” di Quickie Express, yaitu Marley (Amink) dan Piktor (Lukman Sardi). Dengan tampang dan keunikan mereka, tak lama kemudian mereka langsung menduduki posisi tinggi di perusahaan “escort” ini. Hidup mereka jauh lebih baik dan ternyata mereka menikmati pekerjaan mudah dan berkelas ini yang juga menghasilkan cukup banyak uang.

Namun, kebahagiaan mereka justru terusik saat Jojo bertemu dengan seorang gadis mahasiswi kedokteran dan jatuh cinta padanya, dan menemukan hubungan antara sang gadis dengan salah satu tante pelanggan dan mafia Jan Pieter Gunarto.
Quickie Express adalah sebuah film dark comedy yang penuh sindiran, bagaikan menggigit sepotong pizza yang terlihat lezat, tetapi ternyata alot bagaikan ban karet.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Nyari duit di Internet

.
0 komentar


Kata siapa browsing/surfing di dunia maya hanya akan memboroskan uang...!!!
Sekarang, bagi Anda yang hobi dan biasa browsing/surfing Internet, ada program baru yang pasti membuat anda tertarik. setiap kali anda browsing /surfing menjelajah dunia maya, seperti sekarang yang anda lakukan, Anda akan dibayar oleh sebuah perusahaan internasional bernama Agloco. Keren.. dan sangat menarik sekali... Makanya cepetan!!! Segera daftarkan diri anda untuk menjadi member Agloco dengan GRATIS......saya sudah merasakannya.....
Bagi yang berminat bisa DAFTAR DISINI..

Type rest of the post here

Klik disini untuk melanjutkan »»

Peduli GLOBAL WARMING

.
0 komentar

Berikut adalah sebuah artikel yang ditulis oleh BJ Habibie tentang Perubahan iklim

Sehubungan Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim (UNFCCC) di Nusa Dua, Bali, saya mendapat banyak pertanyaan berbagai kalangan mengenai transfer teknologi perubahan iklim karena tampaknya transfer teknologi dianggap sebagai salah satu hal penting atau penggerak majunya dialog dalam perundingan.

Jawaban saya selalu sama bahwa untuk dapat memahami transfer teknologi harus disadari dahulu bahwa teknologi adalah hasil dari beberapa disiplin ilmu pengetahuan terapan (applied sciences) yang dapat menghasilkan? nilai? suatu pemikiran (pengembangan dan terapan suatu sistem, peningkatan produktivitas, dsb).

Nilai suatu? kejadian? (keberhasilan operasi jantung, keberhasilan memerangi inflasi, keberhasilan penyelamatan bumi dari pemanasan global dsb). Nilai suatu perangkat lunak (software) atau nilai suatu perangkat keras (hardware) bertambah atau meningkat karena telah mengalami suatu proses nilai tambah yang memanfaatkan teknologi paling tepat dan berguna.

Dapat disimpulkan bahwa peran Sumber Daya Manusia (SDM) terbaharukan (renewable human resources) yang: (1) professional dan ahli dalam bidang yang ditekuni, (2) produktif dalam melakukan tugasnya, (3) berbudaya dan bermoral dalam perilakunya, sangat menentukan dalam mengembangkan, menerapkan dan mengendalikan teknologi.

Untuk menghasilkan SDM sesuai kriteria di atas, maka dibutuhkan: (1) suatu Sistem Pendidikan dan Pembudayaan yang berkualitas dan terjangkau bagi tiap anggota masyarakat, (2) lapangan pekerjaan untuk memberi tempat peningkatan ketrampilan, keahlian dan produktivitas SDM sambil yang bersangkutan ikut berperan dalam proses nilai tambah itu sendiri.

Sementara itu patut dicatat bahwa Indonesia berperan dalam ketidakseimbangan antara "sources" dan "sinks carbon dioxide" adalah salah satu penyebab pemanasan bumi yang mengakibatkan perubahan cuaca secara global. Semua itu melatarbelakangi konferensi tingkat dunia mengenai perubahan iklim global di Bali.

Indonesia juga memiliki hutan tropis sekitar 144 juta hektare, kedua terbesar di dunia setelah Brasil. Hutan tropis itu merupakan salah satu? sinks? yang patut dipelihara dan dipertahankan.

Transfer teknologi dan kreteria

Transfer teknologi dari negara manapun, khususnya Negara OECD yang patut dilakukan karena pengalaman dan pengetahuan pemikiran, sistem dan keberhasilan mereka mengelola dan memelihara hutan pada umumnya, khususnya hutan lindung sebagai "sinks".

Menyikapi hal tersebut, bagi kita di Indonesia, hendaknya produk hukum mentransfer teknologi seperti Undang-Undang (UU) atau Peraturan Pemerintah (PP) baik di pusat maupun di daerah yang berkaitan dengan penyelesaian masalah lingkungan hidup dan pemeliharaan hutan tropis harus diberi perhatian khusus.

Hal ini perlu sebagai salah satu cara pemindahan pengalaman, pendanaan dan transfer teknologi perangkat lunak maupun perangkat keras.

Selain itu juga pembentukan perusahaan patungan atau "joint venture" internasional yang saling menguntungkan harus dimungkinkan. Kerjasama universitas daerah dan pusat penelitian di daerah pada lokasi hutan harus dikembangkan menjadi pusat keunggulan pendidikan dan penelitian hutan tropis. Ini dimungkinkan dengan berlakunya UU Otonomi Daerah.

Persoalan transfer teknologi di Indonesia selama ini umumnya muncul karena (1) perbedaan atau kesalahfahaman mengenai pengertian teknologi antara penentu kebijakan, baik di kalangan pemerintah, swasta maupun perguruan tinggi, (2) tidak diberinya insentif jangka pendek, menengah atau panjang yang diatur oleh UU atau PP jikalau dilakukan pemanfaatan teknologi, (3) kebijakan pemanfaatan teknologi untuk proses nilai tambah tidak konsisten bahkan sering membingungkan dan dapat mengakibatkan larinya investor manufaktur ke negara lain.

Ada yang bertanya, kenapa saat saya dalam posisi menentukan kebijakan teknologi, transfer teknologi tersebut tidak terjadi.

Dengan tegas saya menjawab bahwa saya ditugaskan mentransfer teknologi untuk pengembangan dan pembangunan prasarana ekonomi seperti angkutan darat, laut, udara, telekomunikasi, senjata. Begitu pula dalam elektronik, energi, pangan, obat, petrokimia dan industri penunjang lainnya. Menteri Negara Lingkungan Hidup memperhatikan antara lain penyelesaian masalah yang timbul sebagai akibat penebangan ilegal dari hutan tropis yang berdampak negatif pada pemanasan global.

Yang penting lainnya adalah pemikiran sebagai berikut: karena teknologi begitu cepat berkembang dan berdampak besar pada penyaluran informasi, maka dalam proses globalisasi yang sedang berjalan, ketergantungan antara masyarakat, bangsa dan negara telah terjadi. Pemanasan bumi dan perubahan iklim tidak mengenal pembatas.

Oleh karena produksi "carbon dioxide" pada "sources" terus meningkat sedangkan "sinks" potensinya terus menurun, maka insentif (pemberian sistem, teknologi, dana dsb.) untuk meningkatkan potensi "sinks" segera harus disediakan oleh suatu organisasi sebagai hasil Konferensi Bali.

Negara dan masyarakat dimana "sinks" itu berada harus dapat menjamin pemanfaatan insentif tersebut secara transparan dan bebas dari segala bentuk manipulasi.

Dalam transfer teknologi diperlukan persiapan dengan memerhatikan tiga kriteria jakni: (1) kualitas teknologi yang akan ditransfer adalah yang setinggi mungkin, (2) biaya serendah mungkin, (3) pelaksanaannya sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.

Selain itu, diperlukan SDM yang profesional dan produktif. Dibutuhkan prasarana pendidikan dan penelitian di lokasi daerah hutan tropis. Karena itu universitas daerah, pusat penelitian di daerah hutan tropis tersebut segera dikembangkan dengan memanfaatkan aset yang ada dan mengikutsertakan rakyat dan masyarakat setempat.

Harus disadari bahwa hutan di mana saja merupakan alternatif terakhir pengamanan sosial (social security) dalam keadaan darurat bagi rakyat pada umumnya khususnya rakyat yang memiliki GDP per kapita rendah bahkan yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Ini harus diperhatikan untuk mencegah timbulnya permasalahan yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Caranya adalah mengikutsertakan rakyat setempat dengan memberikan pendidikan tepat guna dan lapangan kerja. Berdasarkan berbagai argumen saya di atas, Indonesia akan mampu menerima transfer teknologi apapun.

Indonesia memerlukan transfer teknologi untuk mengatasi segala permasalan, termasuk transfer teknologi untuk mengatasi perubahan iklim. Tetapi bagaimana dengan industri manufaktur (manufacturing industry) kita? Kenyataan, walaupun macro economic indicator kita dapat digolongkan bagus, ternyata pengangguran meningkat, biaya pendidikan hampir tidak terjangkau, sedangkan warga yang hidup di bawah garis kemiskinan bertambah.

Ini berarti kualitas dan produktivitas SDM kita turun, yang berarti pula daya saing kita semakin berkurang. Dengan kata lain, keadaan industri manufaktur kita saat ini memprihatinkan.

Transfer teknologi dalam arti yang luas tidak dapat dipisahkan dari proses nilai tambah, yakni meningkatkan kualitas hidup rakyat atau dengan kata lain menyajehterakan rakyat. Pendidikan dan lapangan kerja adalah dasar dari transfer teknologi, yang akhirnya menjamin terjadinya proses pemerataan kesejahteraan dan keadilan, tahap demi tahap, kualitasnya dapat meningkat.

Proses ini harus berjalan lancar dan konsisten. Dalam proses globalisasi, daya saing antara bangsa terus meningkat dan kita harus tidak tergantung hanya pada kekayaan alam terbaharukan dan tidak terbaharukan saja, tetapi harus dapat mengandalkan masa depan kita pada SDM terbaharukan yang berbudaya dan bermoral.

Hanya SDM terbaharukan yang dapat mengembangkan teknologi, menerapkan teknologi, mengendalikan teknologi dan menguasai teknologi, akan dapat mempertahankan dan memiliki kualitas hidup yang tinggi.(*)

*Bacharuddin Jusuf Habibie, mantan Presiden RI, Ketua Dewan Pendiri The Habibie Center.

Klik disini untuk melanjutkan »»

FasterFox : Percepat Koneksi Firefox

.
0 komentar


Terima Kasih buat Kakanda Syarif ToKonjo yang telah memberikan ijin untuk memuat artikel ini...Thanks Buddy...


Masih tentang Firefox. Mungkin rekan-rekan bertanya-tanya kenapa saya seakan mengidolakan browser ini. Sedikit cerita, blog ini pernah berantakan karena kasus browser. Blog ini aku kelola menggunakan Firefox dan jarang menggunakan Internet Eksplorer karena loadingnya yang sangat lambat. Iseng-iseng buka blog ini menggunakan Internet Eksplorer, alangkah kagetnya karena sidebarnya melorot ke bawah yang seharusnya berada di samping kanan. Maklum masih blank dalam dunia blog sehingga sempat pucat pasi karena blog pertama dan utama ini berantakan. Aku coba utak-atik dan di luar dugaan hasilnya malah error alias tidak bisa diakses. Saya sempat tidak tentram tidur selama tiga hari. Dari situlah kebencian terhadap Internet Eksplorer berawal (maaf, ini pendapat pribadi). Sudah ah ceritanya, nanti penggemar Internet Eksplorer marah....
Saya ingin berbagi kepada rekan-rekan yang seide dengan saya bahwa Firefox adalah browser yang memuaskan. Ini tentang sebuah fitur tambahan atau add-ons pada Firefox yaitu FasterFox yang dibuat oleh Tony Gentilcore yang dapat meningkatkan kecepatan browser Firefox kita saat berinternet terutama ketika sedang berinternet di komputer jaringan, misalnya berinternet di warnet alias warung internet. Menurut informasi, FasterFox ini mampu meningkatkan kecepatan Firefox sebesar 20% lebih dari biasanya. Hanya saja setelah saya ujicobakan pada Firefox 3.0 Versi Beta 1 (yang masih dalam tahap ujicoba) belum support untuk FasterFox. Tetapi yakin saja tidak lama lagi akan support mengingat Firefox 3.0 Versi Beta 1 terus mengalami perbaikan performa, jadi untuk sementara hanya bisa digunakan untuk Firefox versi lama.


Bagi rekan-rekan yang berminat bisa memburunya di situs resmi www.mozilla.com dengan proses instalasi yang cukup sederhana. Cukup mengklik "Install Now" dari browser Firefox maka secara otomatis add-ons ini akan didownload dan terinstall pada komputer kita dan secara otomatis akan tampil sebuah icon baru di sebelah kanan bawah browser Firefox kita yang sedang kita gunakan. Bagi yang telah mahir mengutak atik add-ons dapat mengkonfigurasi ulang beberapa options yang ada pada ads-ons ini, caranya klik kanan pada icon lalu options maka akan ada beberapa pilihan setting di sana. Mari menjelajahi dunia maya dengan segala kesenangan di dalamnya lebih cepat dari biasanya dengan meng-KLIK DI SINI.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Rabu, Desember 12, 2007

Ganti Wajah lagi

. Rabu, Desember 12, 2007
0 komentar

baru posting lagi,,
hehehe skarang dengan tampilan baru lagi...setelah lama nyari-nyari yang cocok
skarang sudah dapat yang lumayan cocok..hmmmmm
Maunya sih ganti lagi ,,makanya saya mohon partisipasi teman -teman kalau ada
referensi templates yang banyak...(banyak maunya)
Thanks...


Kalo ada,,,langsung ngisi di shoutbox aja yah...di tungguin ...

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, Desember 06, 2007

Apa itu Blog???

. Kamis, Desember 06, 2007
0 komentar

Tulisan ini mencoba menerangkan apa itu Blog / Weblog dari berbagai sudut. Walo sebenernya di awal tidak ditulis untuk dibaca di layar komputer (karenanya terlalu panjang untuk konsumsi online) tapi mudah-mudahan tulisan ini bisa dinikmati juga, atau kalo gak, di print aja :)

Binatang Yang Bernama BLOG

Kamu ada di depan komputer, modem sudah terpasang dan siap menjelajah Internet, website apa yang sedang menarik sekarang? Apa yang sedang “trend” di Internet? Link-link apa saja yang menarik? Jangan kuatir, ada banyak Blog di luar sana yang bisa memandu kamu, dan ada cukup banyak detil-detil dan komentar pribadi yang bisa kamu nikmati dari tiap Blogger. Lewat Blog mereka, Blogger telah meraih pemirsa setia dan memperkenalkan kehidupan pribadi mereka pada kita semua.

Apa tuh Blog?

Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan para pembuatnya atau para Blogger. Blog yang pada mulanya merupakan “catatan perjalanan” seseorang di Internet, yaitu link ke website yang dikunjungi dan dianggap menarik, kemudian menjadi jauh lebih menarik daripada sebuah daftar link. Hal ini disebabkan karena para Blogger biasanya juga tidak lupa menyematkan komentar-komentar “cerdas” mereka, pendapat-pendapat pribadi dan bahkan mengekspresikan sarkasme mereka pada link yang mereka buat.

Dari komentar-komentar tadi biasanya Blog kemudian menjadi jendela yang memungkinkan kita “mengintip” isi kepala dan kehidupan sehari-hari dari penciptanya. Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian seseorang Blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal. Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya di Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di Internet. Sedang Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada May 1999 menyimpulkan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekedar sebuah diary yang disimpan di internet.

Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika kemudian Blog bahkan tidak lagi memuat link-link tapi hanya berupa tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Para Blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain.


Sejarah Blog

Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin’s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.

Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada diluar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.

Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas telah ada dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak begitu rupa sehingga Blogger.com muncul di dunia per-blog-an. Blogger.com sendiri saat ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.

Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Eatonweb Portal adalah salah satu daftar Blog terlengkap yang kini ada diantara daftar Blog lainnya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orang tua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, sex, olahraga, buku komik dan macam-macam lagi. Bahkan Blogger ada Blog tentang barang-barang aneh yang dijual di situs lelang Ebay yang bernama Who Would By That?. Cameron Barret menulis pada Blog-nya essay berjudul Anatomy of a Weblog yang menerangkan tema dari Blog. “Blog seringkali sangat terfokus pada sebuah subjek unik yaitu sebuah topik dasar dan/atau sebuah konsep yang menyatukan tema-tema dalam Blog tersebut.” Secara sederhana topik sebuah Blog adalah daerah kekuasan si Blogger-nya tanpa ada editor atau boss yang ikut campur, tema segila apapun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di Internet. Dan ya, ide itu telah terpikirkan, Blogger bahkan sekarang telah membuat Blog dari Blog, dan bahkan Blog dari Blog dari Blog.

Dari sedemikian banyak Blog yang ada, Blog-Blog yang menetapkan standar dari Blog dan terkenal sehingga memiliki penggemarnya sendiri diantaranya adalah Blog milik Jorn Barger, Robot Wisdom yang disebut-sebut merupakan Blog terbesar dan paling berguna dimana dia setiap harinya menyodorkan sekian banyak link yang dibentuk dari ketertarikannya pada seni dan teknologi. Camworld adalah Blog populer milik Cameron Barret seorang Desainer Interaktif dimana dia mengkatagorikan topik-topik Blog-nya pada katagori, Random Thoughts, Web Design dan New Media. Camworld dapat disebut sebagai Blog klasik dalam arti Blog tersebut mengandung dosis tepat dari karakter dan opini pribadi dicampur dengan keselektifan pemilihan link-nya.

Blog terkenal lainnya diantaranya, “Obscure Store”http://www.obscurestore.com/ milik Jim Romenesko yang menyediakan link bertemakan berita dan gosip serta hal-hal kecil yang sedikit mengarah pada underground movement, Lawrence Lee juga setiap hari mengupdate Blog-nya, Tomalak’s Realm dengan link-link pada berita tentang Web Design dan Net Business. Memepool dengan pilihan koleksi link-nya yang unik disertai analisis cerdas juga digemari sebagai Blog yang istimewa. Kottke.org merupakan Blog menarik milik Jason Kottke seorang Web Designer yang tinggal di San Francisco, di Blog-nya dia menulis bahwa Blog-nya tersebut adalah caranya mengisi waktu luang untuk menyusun kembali tulisan-tulisan, desain-desain dan critical skill-nya. Tak lupa juga Blog milik Dave Winer, Scripting News, salah satu Blog pertama yang banyak memberikan link tentang pemrograman.

Blogger

Siapa sih para Blogger di Internet ini? Rebecca Blood pada Blog-nya Rebecca’s Pocket mengatakan bahwa para Blogger mulanya adalah mereka yang telah mengajarkan diri mereka sendiri HTML karena mereka menyenanginya, atau mereka yang setelah seharian bekerja di kantor dot.com mereka, dan kemudian menyisakan waktu luang beberapa jam setiap harinya untuk melakukan web surfing dan memasang hasilnya pada Blog mereka. Mereka adalah apa yang ia sebut orang-orang yang antusias pada web. “These were web enthusiast.” tulisnya. Evan Williams, pendiri Blogger.com berpendapat, “Mayoritas Blogger adalah anak-anak muda atau mahasiswa. Dan banyak diantara mereka yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.”.

Setiap orang tentu saja dapat membuat Blog-nya masing-masing, tapi seperti yang dikatakan Evan, Blogger saat ini kebanyakan terdiri dari para penulis diary muda yang dinamis, offbeat dan punya opini untuk segala hal. Dalam kata lain mereka adalah generasi yang tidak takut berpendapat dan mengungkapkan pendapat mereka.

Lalu apa gunanya membuat Blog? Apa yang mungkin didapatkan oleh seorang Blogger dalam usaha mengurus Blognya? Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri.

Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ide-idenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan.

Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri. Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa.

Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik. Di luar sana ada banyak Blogger yang merasa perlu mendokumentasikan diri setiap kali ia bersin, atau anak-anak muda yang menuliskan “Saya bosan” atau “School Sucks!” setiap tiga jam sekali. Amy Jo Kim seorang konsultan dan pengarang buku “Community Building on the Web: Secret Strategies for Succesful Online Communities”, menulis bahwa diperlukan beberapa syarat dasar khusus untuk menjadi seorang Blogger, yaitu kemampuan untuk mengekspresikan diri, keinginan untuk berkomunikasi dengan orang banyak dan minat pribadi pada “keterusterangan”.

Blog dengan caranya sendiri sepertinya membuat hidup, pikiran, opini dan kegiatan Bloggernya lebih mempunyai tujuan dan lebih teratur.

Komunitas Blog dan Budaya Digital

Sejalan dengan kepribadian sebuah Blog, si Blogger atau editor dari sebuah Blog biasanya menerima pula kontribusi-kontribusi link unik dari para penikmat Blog-nya. Beberapa website Blog juga menerima feedback terhadap opini dan komentar dari link suatu artikel atau suatu isu yang dimuat. Blog karenanya pula bersifat interaktif dan membentuk komunitas-komunitas para Blogger yang saling me-link-kan Blog mereka satu sama lain.

Para Blogger diwakili oleh Blog mereka mengekspresikan persahabatan, permusuhan dan seringkali melakukan perdebatan yang mereka muat dalam Blog mereka masing-masing yang kemudian mereka link-an pada opini awal yang mereka komentari. Sebuah percakapan dapat berkembang antara 3 hingga 4 Blog sekaligus sambil merujuk pada jawaban mereka di Blog lain. Kelompok pemujaan pada pribadi Blog tertentu bermunculan, beberapa nama Blogger muncul dan muncul kembali pada update harian Blog seseorang yang diidolakannya, atau nama tersebut muncul pada daftar Blog lainnya yang Blogger itu ikuti.

Blog adalah budaya digital tersendiri dan komunitas elektroniknya bertebaran di internet dan dengan sedemikian banyak Blog di Internet yang selalu mencari website-website yang menarik maka Blog menjadi unik. Seperti yang dituliskan Cameron Barret bahwa Blog saat ini adalah indikator akurat tentang apa yang sedang terjadi di Internet dan di dalam komunitas web. “Blog adalah simbol dari apa yang hebat tentang Internet.” tulisnya.

Keinteraktifan adalah hal lain yang didapatkan dari Blog. Internet bukan saja memungkinkan para Blogger memberikan opini dan komentar mereka tentang suatu isu, tapi juga memungkinkan para pembaca Blog menuliskan opininya pula tentang opini yang ia baca. Pro, kontra, link, tambahan informasi, fakta baru, semuanya kemudian terkandung dalam satu situs Blog besar. Jon Katz dalam tulisannya di Slashdot, Here Come The Weblog, May 1999, menggambarkan Blog sebagai rangkaian evolusi menuju “New Media”. Blog berhasil mendemostrasikan banyak hal tentang budaya interaktif yang disukai orang, terutama anak-anak muda, tulisnya.

Salah satu Blog yang terkenal keinteraktifannya adalah Slashdot yang terkenal dengan semboyannya “News for Nerds. Stuff that Matters” yang dikelola oleh beberapa moderator. Di Slashdot satu opini menghasilkan sekian banyak lagi komentar pro atau kontra yang didukung dengan link yang mereka kontribusikan.

Salah satu Community Blog yang perlu dikunjungi pula adalah MetaFilter. Jika banyak Blog lebih bersifat personal, dikendalikan dan ditulis oleh satu orang, atau mencerminkan pribadi satu seseorang, maka katagori Community Blog, seperti MetaFilter hidup dari kontribusi banyak orang dimana setiap harinya para blogger ini sama-sama mengisi MetaFilter dengan link-link mereka dimana mereka menuliskan komentar-komentar mereka pula di dalamnya. Saat ini ada 13511 anggota aktif di MetaFilter, dimana setiap link yang didonasikan ke MetaFilter tentu saja kemudian bisa dikomentari oleh blogger lainnya lagi. Interaksi adalah salah satu daya tarik kuat dari Blog.

Keinteraktifan Blog adalah salah satu faktor yang menunjang kepopulerannya. Media konvensional yang bersifat satu arah berubah bentuk menjadi tempat dimana suara semua orang mendapat tempat, walau belum tentu berharga. Blog memiliki kebalikan struktur dari media konvensional yang bersifat top-down, membosankan dan arogan, kata Jon Katz. Blog juga adalah contoh tepat evolusi komunitas eleltronik dan kemampuan orang yang secara online membuat media yang mereka kostumisasi sendiri, Jon Katz meneruskan. Media yang dikustomisasi sendiri yang dimaksud, adalah media yang lepas dari kecurigaan media sebagai corong korporasi besar. Blog kemungkinan besar adalah masa depan media yang kita saksikan sekarang.

Cameron Barret mengatakan hal yang sama, bahwa “Big Idea” dari Internet adalah kekuatan informasi yang terdistribusi dan jurnalisme gaya Blog adalah jurnalisme media online dalam tingkat yang lebih tinggi. Rebecca Blood menulis: Dengan komentar-komentar tak kenal takut dan sarkasme mereka Blogger mengingatkan kita betapa seringkali media konvensional terinfeksi oleh vested-interest dalam membuat berita.

Blog dengan kecenderungannya memilih-milih berita dan artikel serta website sesuai dengan preference personal Blogger-nya, membuat seolah The Web telah di-_filter_, The Web telah dijelajahi terdahulu (_pre-surfed_) oleh para Blogger dan kita tinggal menikmati apa yang telah disediakan para Blogger pada Blog yang kita sukai. Para Blogger memilihkan link pada website dan berita yang paling aneh, paling bodoh, hingga paling lengkap atau tidak lengkap dari Web. Jon Katz menyebut Blog, Filtered News. Blog sebagai saringan The Web telah menyelamatkan kita dari kekacauan atau kesentralan informasi online yang sekarang terjadi di Internet.

Scott Rosenberg dalam kolomnya di Salon menuliskan pendapatnya tentang Blog dan para Blogger. Blogger, tulisnya, telah menemukan ceruk (_niche_) baru yang subur dalam lingkungan informasi Web. Mereka memenuhi ramalan para visionaris internet terhadap munculnya jenis baru para jurnalis online, tetapi bedanya daripada mencari berita di dunia nyata, mereka menyiangi internet untuk mendapatkan berita.

Blogger menurut sifat dasarnya bukanlah reporter, mereka berperan sebagai editor dalam Blognya masing-masing dan dalam sebuah dunia dengan budaya media yang telah jenuh, Blog menjadi suara-suara alternatif yang menyuarakan bunyi independen dalam setiap ulasannya. Blog bukanlah obat mujarab untuk budaya yang telah jenuh dengan media, tapi mudah-mudahan Blog adalah salah satu peredanya tulis Rabecca Blood.

Memiliki Blog sendiri dan Blog Indonesia

Cara paling direkomendasikan untuk memiliki Blog sendiri adalah dengan mendaftarkan diri kamu di Blogger.com, belajar sedikit tutorial HTML dasar dan Here you go! Kamu sudah memiliki Blog kamu sendiri. Blogger.com tidak membatasi jumlah Blog yang bisa kamu miliki, tidak membatasi kapasitas panjang dari Blog kamu. Kamu bisa memilih desain interface Blog kamu dari template yang telah disediakan, atau jika kamu sudah menguasai HTML kamu bisa merancangnya sendiri atau memodifikasinya. Blog kamu bisa ditempatkan dilayanan website gratis seperti Tripod atau Geocities atau bisa juga ditempatkan di server yang disediakan Blogger.com.

Kamu juga bisa mendapatkan tutorial-tutorial dan bertanya tentang Blog pada forum diskusi yang disediakan oleh Blogger.com. Cara mengisi Blog kamu adalah dengan masuk ke Blogger.com dan menuliskan di area yang sudah disediakan, atau menggunakan fasilitas yang diberikan oleh Blogger.com, dimana dengan satu klik kamu dapat membuat link ke website yang sedang kamu lihat dan kamu dapat memasukkan komentar kamu. Tapi yang paling penting tentu siapkan diri kamu buat mengorganisir lagi opini dan pendapat-pendapat kamu dan latih otot kritis yang kamu miliki.

Apa yang membuat suatu komentar adalah komentar yang bagus? Weblog Resource memberikan beberapa tips. Secara ideal, komentar kamu perlu menjelaskan tentang link yang kamu buat dan kenapa kamu memasang link tersebut. Sebuah komentar tidak cukup hanya berkata link ini cool misalnya, komentar seperti ini tidak berguna buat pengunjung Blog kamu. Tips singkat yang paling berguna? Jadilah diri kamu sendiri, dan mulailah menulisi Blog yang kamu miliki.

Apa ada para Blogger indonesia? Yap.. Website yang mendaftar para Blogger Indonesia yaitu Indo.Blogs. Kriteria satu-satunya agar Blog kamu terdaftar pada Indo.Blogs hanyalah berkebangsaan Indonesia, tanpa memandang secara geografis lokasi kamu berada.

Indo.Blogs mendaftar sekitar 40-an Blog yang ada, keseluruhan secara kasar ada sekitar 100-an Blogger Indonesia dengan personalitinya masing-masing. Kebanyakan mahasiswa atau berprofesi di bidang IT dan Web Desain. Ada yang keseluruhan memakai Bahasa Inggris sebagian lagi memakai Bahasa Indonesia dan sebagian lagi mencampur bahasa yang digunakan. Sayangnya banyak juga yang tidak terupdate setiap hari. Jarak antara satu update dengan yang lain bisa satu bulan lamanya dan kebanyakan lebih berupa jurnal pribadi daripada Blog yang banyak memuat link. Tapi kebanyakan memiliki desain Blog yang menarik dan sederhana, dan Blogger Indonesia tidak lupa mencantumkan sahabat-sahabat Blog mereka dengan rapih seperti yang biasa dilakukan oleh Blogger luar negri.

Lalu apakah ada Community Blog Indonesia? Yupe ada. Silahkan arahkah browser kita ke MSN.OR.ID. Para Blogger disini disebut “celetukers” karena sifatnya dimana masing-masing Blogger memang menyeletukan sesuatu yang kemudian mengisi website ini.

Saat ini ada 64 celetukers dengan masing-masing link ke Blog mereka. Website ini bermula dari mereka yg dulu sering chatting di server microsoft comic chat (irc.msn.com) dan setelah server tersebut kemudian ditutup, maka para penghuninya kemudian mendirikan website ini.

Lebih jauh lagi tentang Komunitas Blogger di Indonesia? Berarti kamu harus gabung sama mailing listnya. Bloggerians adalah mailing list diskusi terbuka untuk komunitas para Blogger Indonesia yang terbentuk sejak bulan Maret 2001 dan saat ini dianggotai oleh 45 anggota.

Mayoritas Blogger Indonesia masih berasal dari kalangan website desainer atau system administrator, atau mereka yang pekerjaannya memang membuat mereka akrab dengan dunia membuat website. Walau begitu, diskusi menarik sering pula terjadi disitu.

Generasi Kedua

Pada tulisannya di Star Telegram, Frances Katz (ada hubungan dengan Jon Katz?) menulis bahwa Blog adalah generasi kedua dari Home Page Pribadi. Perbedaan utama antara Home Page Pribadi dan Blog yaitu, Home Page Pribadi adalah tempat dimana kamu menempatkan foto keluarga, foto kamu dan kemudian mendistribusikan informasi pada lingkaran kecil teman-teman dan keluarga. Sedang Blog dirancang untuk “pengunjung”. Blog memiliki suara spesifik dan kepribadian. Blog karenanya adalah kepanjangan interaktif dari pembuatnya.

Apakah Blog memang suara murni media baru seperti yang diramalkan? Atau hanya sekedar trend digital? Dan akan bertahan lamakah Blog-Blog di Internet? Tentu saja ini jawaban yang perlu dijawab oleh para Blogger sendiri. Banyak orang saat ini memiliki idealisme terhadap Blog sebagai sebuah konsep desentralisasi informasi yang mengembalikan berita kembali di tangan para penggunanya dan tidak dimonopoli lagi oleh korporasi besar atau perusahaan media. Tentu saja masih sekian tahun lagi kita melihat apakah konsep yang bermula dari budaya dan komunitas ini bisa terjadi atau tidak. Kritik terhadap ledakan jumlah Blog yang sekarang terjadi pun sudah banyak disuarakan. Berapa murni lagi suara Blog bisa bertahan? Perdebatan tentang hal ini terus terjadi di Web. Untuk saat ini, buat kamu yang berminat hanya satu saran, BLOG ON!

Sumber sejarah Blog dapat dibaca di:

An Incomplete Annotated History of Weblogs
Weblogs a history and perspective
FAQ Weblog resources

Klik disini untuk melanjutkan »»
 
BLOGforShare is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com